Ben Gurion Saroy, dia adalah sosok sederhana yang punya segudang mimpi untuk membangun tanah leluhurnya, tanah dimana ia dilahirkan dan dibesarkan oleh Ayah Bundanya.

Pak Ben, demikian sapaan akrab pria kelahiran Moor, 27 November 1960 ini. Sepintas di daerah Nabire, beberapa kalangan mungkin belum mengenal sosok ini. Namun sesungguhnya, sosok ini adalah satu-satunya putra asli Papua yang pernah dipercayakan Presiden Jokowi untuk menjadi agen Perubahan di negara ini.

Tentu menyandang sebagai “agen perubahan” ini bukanlah isapan jempol semata, mengingat sederetan prestasi dan pelatihan pernah dilaluinya, mulai dari pelatihan di beberapa kota besar di tanah Papua, di tanah Jawa, bahkan sampai ke kota Bangkok, negara Thailand.

Dipercayakan Presiden Jokowi sebagai agen perubahan bukanlah hal yang dengan mudah didapatkan. Tentu banyak hal yang dilalui dengan perjuangan. Dan pastinya integritas dan kredibilitas pak Ben dalam bekerja di lembaga pemerintahan tidak diragukan lagi.

Ya, pak Ben adalah pekerja keras yang jujur dan apa adanya. Ini dibuktikannya dengan menerima 7 (tujuh) tanda jasa penghargaan sejak tahun 1993 dari beberapa Yayasan Nasional serta beberapa Yayasan Internasional. Bahkan di tahun 2003, pak Ben pernah menerima tanda jasa yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. 

Segudang pelatihan dan tanda jasa yang pernah didapatkan pak ben, tentu menegaskan secara pasti bahwa pak Ben "bukan kaleng-kaleng". 

Pak Ben adalah tokoh Papua, bahkan tokoh Nasional yang dimiliki oleh masyarakat kabupaten Nabire. Dialah putra Nabire asli yang pernah menyumbangkan tenaga, pikiran, dan keahliannya untuk membangun peradaban bangsa ini melalui Kementerian Kehutanan Republik Indonesia sejak tahun 1987 hingga 2020 ini 

Saat ini pak Ben menjabat sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih (TNTC) dengan pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV/c. Meminjam pepatah klasik, pak Ben “sudah makan garam”. Sebab berbagai jabatan fungsional sudah banyak yang dilaluinya, mulai dari Kepala Biro hingga Kepala Balai Besar di Lembaga Kementerian Kehutanan RI.

Menjelang akhir masa jabatannya, Pak Ben bertekad bahwa di sisa hidupnya ia akan kembali membangun tanah leluhurnya di Papua, khususnya di kabupaten Nabire tercinta.

Tentu dengan segudang pengalaman kepemimpinannya yang bersih, dan rekam jejak karier yang jauh dari persoalan dan tidak pernah sedikitpun bersentuhan dengan masalah, seperti: korupsi, penyelewengan kekuasaan, dan lain-lain, maka tidak diragukan lagi jika sosok Pak Ben akan mampu membawa perubahan yang nyata di kabupaten ini.

Ya, dengan slogan Matahari Baru, Pak Ben akan datang menjadi pemimpin di daerah ini untuk menyinari siapa saja, kapan saja dan dimana saja Anda berada. Dia akan datang menghampirimu tanpa membedakan warna kulit dan rambut.

Sambutlah sang matahari baru dengan visi dan misi tentang dimana perubahan itu akan bersemayam indah di kabupaten Nabire tercinta ini.

Masihkah Sobat meragukannya?
Mari tanyakan hatimu, bukan hasrat dan kedaginganmu 

Salam perubahan 
Abdy Busthan, S.Pd., M.Pd., M.Fil 
(Dosen Pendidikan)

Post a comment

nabire.NEWS

{picture#https://1.bp.blogspot.com/-6pUnA5nMAJU/XtxVsT3qMfI/AAAAAAAAAdk/Or_LzfmtqdocFEJ_4BplnES8prVGr5j0gCLcBGAsYHQ/s1600/ghh.jpg} Nabire.NEWS adalah harian berita online berbasis Sains dan Humaniora. Ada empat hal yang menjadi fokus pemberitaan Nabire.NEWS, yaitu: (1) Kejadian menarik yang terjadi dalam kehidupan; (2) Artikel berupa Kajian Teori dan Gagasan Konseptual; (3) Fakta Peradaban Ilmu Pengetahuan; (4) Untuk menambah pengetahuan tentang kearifan lokal, maka disajikan informasi dari wilayah Timur Nusantara, khususnya Kabupaten Nabire {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.