Dandim 1705/Paniai: Letkol Inf Benny Wahyudi (Foto: JJ)

Nabire.NEWS - Ketika ditemui diruangan kerjanya pada Kamis (18/06/2020), Dandim 1705/Paniai, Letkol Inf Benny Wahyudi, mengatakan bahwa pesawat yang mengangkut Alkes dan APD serta rombongan 38 orang yang tiba di Nabire adalah jenis pesawat CN milik TNI AU.

Terkait kedatangan pesawat tersebut, Dandim mengatakan bahwa, "Pertama memang saya yang menggagas, karena Nabire ini diutamakan, sebab Rumah Sakit rujukan. Saya yang menghubungkan pertama, tapi selanjutnya hanya monitor saja."


"Nah, terkait dengan ibu dengan 38 rombongan orang itu, waktu itu pak Bupati kalo gak salah ada yang membantu dan ada juga yang membeli alat-alat kesehatan di Jakarta, dengan total semuanya kalo gak salah, sekitar 7 atau 8 ton," demikian tegas Dandim.

Waktu itu, lanjut Dandim, saya ke Gugus Tugas Nasional, ke Kolonel Luky dan saya minta tolong bisa tidak alat-alat tersebut diangkut dari Halim ke sini.

"Intinya lama begitu, tiba-tiba sudah sampe disini", tegas Dandim.

Ketika dikonfirmasi tentang isi dan siapa-siapa saja orang atau oknum yang berada di dalam pesawat tersebut, Dandim mengatakan bahwa "kalo masalah isinya siapa dan lain-lain itu, saya gak terlalu paham, intinya yang saya tahu itu ada banyak sekali alat kesehatan sampai 3 atau 4 fligt".

Dandim menambahkan bahwa dalam hal ini pihaknya hanya membekap.

"Intinya perintah Panglima TNI bahwa semua unsur TNI baik itu darat, laut dan udara, harus membantu Pemerintah Daerah dalam rangka penanganan covid-19 ini, apapun bentuknya," demikian ditegaskan Dandim

Pada kesempatan itu, tak lupa Dandim menghimbau kepada seluruh masyarakat bahwa karena pandemi ini tidak bisa dipastikan kapan bisa berakhir, maka masyarakat harus tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai covid-19.

"Karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir, intinya kan kuncinya di vaksin. Ya, tentu kuncinya kembali kepada kita semua, seperti disiplin, mengikuti anjuran pemerintah seperti: cuci tangan, kemudian pake masker, berjarak dengan orang di keramaian. Itu yang paling utama untuk memutus mata rantai covid," demikian penegasan Dandim 1705/Paniai, Letkol Inf Benny Wahyudi. (Red).

Post a comment

nabire.NEWS

{picture#https://1.bp.blogspot.com/-6pUnA5nMAJU/XtxVsT3qMfI/AAAAAAAAAdk/Or_LzfmtqdocFEJ_4BplnES8prVGr5j0gCLcBGAsYHQ/s1600/ghh.jpg} Nabire.NEWS adalah harian berita online berbasis Sains dan Humaniora. Ada empat hal yang menjadi fokus pemberitaan Nabire.NEWS, yaitu: (1) Kejadian menarik yang terjadi dalam kehidupan; (2) Artikel berupa Kajian Teori dan Gagasan Konseptual; (3) Fakta Peradaban Ilmu Pengetahuan; (4) Untuk menambah pengetahuan tentang kearifan lokal, maka disajikan informasi dari wilayah Timur Nusantara, khususnya Kabupaten Nabire {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.