WARGA KAMPUNG YAUR YANG BERADA DI SEGI TIGA EMAS JALAN TRANS PAPUA NABIRE MANOKWARI MINTA PEMKAB NABIRE MEKARKAN KAMPUNG DI LEMBAH JAGO KILOMETER 16 KAMPUNG YAUR NABIRE

Pemerintahan

 

warga di lembah jago kampung yaur distrik yaur memimnta pemda kab.nabire segera memekarkan lembah jago menjadi satu kampung dan terlepas dari kampung yaur dustrik yaur nabire barat.

Sesuai dengan visi dan misi bupati nabire untuk mengisolasi pembangunan mulai dari kampung ke kota dan harus di perhatikan.

 

Salah satu suku Rumah Batu di kampung yaur yang bermukim di jalan trans papua Nabire Manokwari tepatnya di dataran lembah jago kilo meter 16 meminta pemerintah kabupaten Nabire agar memekarkan lembah jago menjadi satu kampung dan terlepas dari kampung yaur nabire barat.

Ontniel wosoka kepala suku Rumah Batu Meminta agar Pemkab Nabire mengisolasi satu kampung di kempung yaur yang berada di lembah jago tersebut.

Selain itu kepala suku Rumah Batu menambahkan agar tapal batas antara Nabire Dan kaimana juga harus di sepakati oleh kedua kabupaten tersebut agar tidak terjadi permasalahan di kemudian hari .

Menangapi hal tersebut kepala distrik yaur Wilson Bonai mengatakan aspirasi warga di lembah jago kilometer 16 ini sudah di ketahui oleh bupati Nabire Dan sekarang warga yang berada di lembah jago harus berasabar menunggu jawaban atas apa yang di inginkan oleh warga tersebut.

Dirinya juga sangat mengapresiasi apa yang telah di perjuangkan oleh warga di lembah jago kilometer 16 tersebut karena pemekaran kampung ini bukan unsur paksaan tetapi ini ada permi taan mereka sendiri.

Ia menambahkan agar warga kampung harus bersabar karena aspirasi serta apa yang di inginkan ini sudah di sampaikan dan tinggal menunggu jawaban saja.

Nabire News / Maikel Marey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code